Mewaspai Gempa Besar Sumatra Barat dari Laporan GPS

Sumber data GPS : SuGAr (Sumatra GPS Array) LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)

Peta di bawah ini menunjukkan sejumlah station GPS yang dimiliki LIPI untuk memantau pergerakan / pergeseran pulau Sumatra. Pergerakan secara sederhana ditunjukkan dalam arah utara – selatan, barat – timur, dan atas – bawah. Untuk membaca laporan tersebut, perlu mengetahui di mana posisi station GPS terkait mekanisme tektonik yang terjadi di sekitar station itu.

Lokasi Station GPS SuGAr LIPI saat ini

Peta Lokasi Station GPS SuGAr LIPI

Station GPS Airbangis

Data pergerakan Station Airbangis

Station Airbangis berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia. Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Dalam tahun 2005 terjadi gempa besar Sumatra sehingga pergerakan yang awalnya mengalami tekanan kemudian sempat mengalami relaksasi. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 10 mm/tahun, tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa. Ketinggian station terus mengalami penurunan.

Data pergerakan Station Pbjo

Station Pbjo berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia, yang lebih mendekati awal trench subduksi (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 30 mm/tahun (lebih besar daripada station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa. Ketinggian station terus mengalami penurunan.

Station Ptlo

Data pergerakan Station Ptlo

Station Ptlo berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia, yang lebih mendekati awal trench subduksi (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 25 mm/tahun (lebih besar daripada station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa.

Station psmk

Station pergerakan station psmk

Station Psmk berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia, yang lebih mendekati awal trench subduksi (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 15 mm/tahun (lebih besar daripada station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa.Station btet

Data pergerakan Station Btet

Station Btet berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia, yang lebih mendekati awal trench subduksi (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 35 mm/tahun (terbesar – lebih besar daripada station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa. Ketinggian station terus mengalami penurunan.

Station msai

Data pergerakan Station MSAI

Station Msai berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia, yang lebih mendekati awal trench subduksi (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 35 mm/tahun (terbesar – lebih besar daripada station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa. Ketinggian station terus mengalami penurunan.

Station tiku

Data pergerakan Station Tiku

Station Tiku berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia. Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan, meski di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 15 mm/tahun (lebih besar sedikit station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa. Ketinggian station terus mengalami penurunan.

Station buktData pergerakan Station Bukt

Station Bukt berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia. Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 35 mm/tahun (lebih besar dari station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa.

Station trtkData pergerakan Station Trtk

Station Trtk berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia. Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 20 mm/tahun (lebih besar dari station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa.

Station ngngData pergerakan Station Ngng

Station Ngng berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia, yang lebih mendekati awal trench subduksi (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan terus mengalami tekanan, meski terjadi gempa besar Sumatra 5x tahun 2007 dan gempa besar Sumatra 1x tahun 2010. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 35 mm/tahun (terbesar – lebih besar daripada station Airbangis), tekanan masih berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa.

Station ppnjData pergerakan Station Ppnj

Station Ppnj berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam arah barat – timur, menunjukkan masih mengalami relaksasi paska di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra, yang mengalami pergeseran barat – timur 5 cm dan utara – selatan 6 cm serta atas – bawah 3 cm. Yang perlu diwaspadai adalah hingga saat ini, slip rate sebesar sekitar 7.5 mm/tahun (terkecil), tekanan mulai berlangsung hingga menunggu terlepas menjadi gempa. Dengan asumsi slip rate yang sama, untuk mencapai pergeseran sebesar yang hampir sama dan skala gempa yang juga hampir sama maka diperlukan minimal 7 tahun lagi sejak 2007. Ketinggian station masih belum mengalami penurunan.

Station pkrt

Data pergerakan Station Pkrt

Station Pkrt berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam semua arah bergerak paling lambat, menunjukkan masih mengalami relaksasi paska di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra.

Station ktetData pergerakan Station Ktet

Station Ktet berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam semua arah bergerak paling lambat, menunjukkan masih mengalami relaksasi paska di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra.

Station smgyData pergerakan Station Smgy

Station Smgy berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam semua arah bergerak paling lambat, menunjukkan masih mengalami relaksasi paska di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra dan gempa besar di Sumatra tahun 2011 1x.

Station slbuData pergerakan Station Slbu

Station Slbu berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam semua arah bergerak paling lambat, menunjukkan masih mengalami relaksasi paska di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra. Dalam proses relaksasinya, terjadi gempa besar Sumatra 1x lagi di tahun 2010 di mana paska gempa besar 2007 ketinggian naik paska relaksasi kemudian turun paska gempa besar di Sumatra tahun 2011 1x.

Station prkbData pergerakan Station Prkb

Station Prkb berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam semua arah bergerak paling lambat, menunjukkan masih mengalami relaksasi paska di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra. Dalam proses relaksasinya, terjadi gempa besar Sumatra 1x lagi di tahun 2010 di mana paska gempa besar 2007 ketinggian naik paska relaksasi kemudian turun paska gempa besar di Sumatra tahun 2011 1x.

Station bsatData pergerakan Station Bsat

Station Bsat berada di wilayah subduksi lempeng benua EuroAsia yang disubduksi lempeng samudra IndoAustralia (dibanding station Airbangis). Pergerakan dalam semua arah bergerak paling lambat, menunjukkan masih mengalami relaksasi paska di tahun 2007 terjadi 5x gempa besar di selatan Sumatra. Dalam proses relaksasinya, terjadi gempa besar Sumatra 1x lagi di tahun 2010 di mana paska gempa besar 2007 ketinggian naik paska relaksasi kemudian turun paska gempa besar di Sumatra tahun 2011 1x.

Potensi sumbar

Peta lokasi wilayah rawan gempa besar dalam poligon merah karena masih terus terjadi proses interseismik di mana lempeng samudra IndoAustralia masih terus menekan lempeng benua EuroAsia di bawah Sumatra barat. Gempa besar akan lepas saat daya ikat lempeng benua tidak dapat lagi menahan tekanan tersebut.

Iklan

14 Tanggapan

  1. boleh di share kan Mas…
    tararengkyu…

  2. Inikah gempanya?
    Gempa M.4,5 Sumatera Barat |5 km barat laut Talamau, Pasaman Barat, Sumbar |kedalaman 155 km |27 Juli 2012 Pkl. 20.25 WIB

    • gempa ini masih bagian proses interseismik … kecil2 tetapi konsisten menunjukkan lempeng samudra IndoAustralia tetap menekan subduksi lempeng darat EuroAsia di bawah sumatra barat …

      kedalaman subduksi sekitar 20° … sesuai dengan subduksi landai sumatra

      yang ditunggu yang 8SR-an … yang ini cuma promosinya … agar orang2 bersiap2
      Tuhan itu Maha Kejam namun Tuhan juga Maha Sayang … tidak akan kerusakan besar diberikan cuma2 tanpa diberikan ilmu dan tanda2 namun hanya bagi mereka yang berpikir … bukan kepasrahan yang sia-sia

      tetap waspada

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: