Awas! Meninggal makan sarden kaleng

Hati-hati terhadap makanan kaleng, khususnya sarden kaleng, yang dicurigai sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, seperti kadaluwarsa, kaleng kembung, berkarat, penyok, dan bocor.

Bahaya utama adalah tumbuhnya bakteri Clostridium botulinum, yang merupakan bakteri jenis anaerob (dapat hidup tanpa oksigen) dan jenis gram positif. Bakteri dapat menyebabkan keracunan botulinin, di mana menyerang saraf, yang bisa menyebabkan kematian karena kegagalan nafas.  50%-70% yang terserang akan meninggal.

Sarden kaleng sebaiknya dipanaskan sampai mendidih selama 10 – 15 menit sebelum dikonsumsi atau dimasak lebih lanjut karena bakteri tersebut akan mati pada suhu tinggi.

Untuk melihat ikan sarden yang menjadi bahan sarden kaleng, silahkan klik Ikan Sarden.

Iklan

13 Tanggapan

  1. 100% zat logam paling berbahaya dan langsung mematikan pada ikan sarden, adalah memakan ikan sarden skalian dg kalengx…… waspadalah….waspadalah

  2. Setauq ya…ikan sarden itu yg penyok sebenarnya tdk boleh karena lapisan di dalam kaleng akan terkikis oleh asam sehingga di dalam kaleng itu ada kandungan logamnya. logam berbahaya didalam tubuh krn bisa menyebabkan carsinogen.

  3. mau nambah pendapat sebagai salah satu produsen sarden. poin yang kritis dalam memilih sarden adalah melihat apakah kaleng tersebut sudah kembung. ini paling penting karena jika kaleng tersebut sudah kembung, berarti didalam kaleng sudah tidak steril(muncul bacteria).

    Tapi jika kaleng ada karat, penyok dll, itu masih aman untuk konsumsi. karena karat hanya di luar saja dan kondisi dalam kaleng masih steril.

    Semoga dapat membantu 🙂

    • trima kasih komentar dini harinya

      sekarang sarden banyak sekali merk-nya di toko/supermarket sampai bingung milihnya … gampang kalo dana terbatas, beli yg paling murah 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: