Ikan

Ikan adalah anggota vertebrata poikilotermik (berdarah dingin) yang hidup di air dan bernapas dengan insang. Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam dengan jumlah spesies lebih dari 27,000 di seluruh dunia. Secara taksonomi, ikan tergolong kelompok paraphyletic yang hubungan kekerabatannya masih diperdebatkan; biasanya ikan dibagi menjadi ikan tanpa rahang (kelas Agnatha, 75 spesies termasuk lamprey dan ikan hag), ikan bertulang rawan (kelas Chondrichthyes, 800 spesies termasuk hiu dan pari), dan sisanya tergolong ikan bertulang keras (kelas Osteichthyes). Ikan dalam berbagai bahasa daerah disebut iwak (jv, bjn), jukut (vkt).

Ikan memiliki bermacam ukuran, mulai dari paus hiu yang berukuran 14 meter (45 ft) hingga stout infantfish yang hanya berukuran 7 mm (kira-kira 1/4 inci). Ada beberapa hewan air yang sering dianggap sebagai “ikan”, seperti ikan paus, ikan cumi dan ikan duyung, yang sebenarnya tidak tergolong sebagai ikan.

Ikan adalah kelompok parafiletik: ini berarti, setiap kelas yang memuat semua ikan akan mencakup pula tetrapoda yang bukan ikan. Atas dasar ini, pengelompokan seperti Kelas Pisces, seperti pada masa lalu, tidak layak digunakan lagi. BACA RINCI :lol:

Singa Laut

Singa laut di Monterey, California

Singa laut adalah spesies pada enam genera pinnipedia modern . Habitat mereka meliputi perairan subarktik hingga tropis baik pada belahan bumi utara maupun belahan bumi utara dengan pengecualian di samudra Atlantik. BACA RINCI :lol:

Singa Laut Jepang

Singa laut Jepang (Zalophus japonicus) diduga telah punah pada tahun 1950-an. Singa laut Jepang sebelumnya ada di pantai Jepang, namun populasinya berkurang dengan cepat setelah tahun 1930-an akibat perburuan dan meningkatnya kompetisi dengan nelayan komersial. Catatan terakhir mengenai singa laut ini adalah bayi singa laut yang ditangkap pada tahun 1974 di pantaiPulau Rebun, Hokkaido utara. BACA RINCI & LIHAT FOTO :)

Penyu Hijau

Chelonia mydas berenang di sebuah taman karang di Hawaii.

Chelonia mydas, atau yang biasanya dikenal dengan nama penyu hijau adalah penyu laut besar yang termasuk dalam keluarga Cheloniidae. Hewan ini adalah satu-satunya spesies dalam golongan Chelonia. Mereka hidup di semua laut tropis dan subtropis, terutama di Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik. Namanya didapat dari lemak bewarna hijau yang terletak di bawah cangkang mereka. BACA RINCI & LIHAT FOTO :)

Bintang Laut Raksasa Diameter lebih dari 1m

Bintang Laut Raksasa

Bintang Laut Raksasa

Bintang Laut Tombol / Knobbly (Protoreaster nodosus, Family Oreasteridae) berwarna menarik, langka karena kehilangan habitat. Seperti halnya timun laut maka akan sangat stres jika dikeluarkan dari air terlalu lama. Memakai air untuk mendorong badannya. Kadang-kadang ditemukan di perairan Jawa. Yang dewasa biasanya di area reruntuhan karang. Yang  muda umumnya di antara rumput laut.

Dewasa berdiameter  termasuk lengan hingga 30cm, yang muda 8-15cm. Berbadan keras, berat, dan berkapur. Meskipun lengan tampak kaku tetapi dapat dibengkokan dengan mudah. Diidentifikasi dengan sederet tombol di sisi atas lengan. Bentuk, warna, dan jumlah tombol dapat bervariasi. Lekukan dan tabung-tabung yang berwarna merah atau ungu muda ada di bawah lengan. Biasanya berwarna merah, oranye atau coklat, kadang-kadang putih, merah jambu, biru atau hijau. Tidak berbisa. Dikenal juga sebagai bintang laut Giant Nodulated / Horned / Chocolate Chip. Makanannya adalah mikroorganisma dan sisa-sisa makhluk mati atau bunga karang, remis, keong, karang lunak, invertebrata lainnya. Untuk hiasan akuarium dengan harga murah dan tidak berumur panjang tanpa penanganan yang benar. Dahulu banyak ditemukan juga di Malaysia dan Singapura. Ditemukan juga di kepulauan San Juan, Washington dan perairan Moss Beach, San Mateo, California.

Yoichi Kogure dari Institut Riset Perikanan Laut Nasional Jepang di Niigata kemungkinan mendapatkan bintang laut raksasa terbesar dalam taksonomi di Jepang yang hampir punah. Nama latinnya adalah Mariaster giganteus, Seitaru Goto tahun 1914, yang sangat jarang ditemukan sejak tahun tersebut. M. giganteus hidup di perairan relatif dalam di atas landas kontinen selatan Jepang. Yoichi mengusulkan spesies bernama Jepang Daiou gokaku hitode –  Raja (Daiou) Pentagonal (Gokaku) Bintang Laut (hitode).

Giant Pink Seastar (Pisaster brevispinus), ditemukan di Ganges Harbour, Salt Spring Island, British Columbia pada 4 Juni 2008. Diameternya dapat mencapai lebih dari 61cm dan memiliki tekstur yang halus dan lunak. Umumnya memiliki 5 lengan namun ada yang mencapai lebih dari 26 lengan. P. brevispinus bisanya ditemukan di lapisan pasir atau lumpur dan tanaman-tanaman di mana tempat untuk mencari makan, remis, ikan mati, dan cumi. Karena tidak tahan hidup di luar air maka biasanya hanya ditemukan di pantai saat laut surut. Hidup di kedalaman 600 ft. Tidak tahan suhu air  yang panas dan rendah oksigen. Ciri khasnya adalah berlengan lima. Berwarna dari coklat hingga merah oranye. Umumnya hidup di pantai dan dasar laut berkarang sepanjang garis pantai Amerika utara hingga selatan Kalifornia – British Columbia. Makanannya adalah alga, remis, tiram, keong, ikan, anemon, moluska, dan bintang laut lainnya. Lebih aktif di siang hari. Reproduksi setahun sekali di musim semi, larvanya hidup menempel di tanaman-tanaman sebagai hasil pertemuan telur dan sperma di air. Betina dapat menghasilkan 2.5 juta telur. Repirasi oksigen menggunakan tabung-tabung di bawah lengan. Dapat mencapai usia 35 tahun. Di setiap lengan ada organ kecil untuk mendeteksi intensitas cahaya. Saat mencari makan menggunakan sensor kimia, gabungan rasa dan bau. Dapat menumbuhkan kembali lengan yang putus namun lambat hingga mencapai 1 tahun di mana dapat menghasilkan lebih dari 1 lengan sehingga jumlahnya tidak lagi 5 lengan. Ada yang dapat bertahan hingga 8 – 50 jam di luar air.

Untuk sedikit lebih tahu tentang bintang laut, klik Bintang Laut :).

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 79 pengikut lainnya.